aplatkaki
Perpustakaan tijani & skiredj --> Tidjani buku dalam bahasa Indonesia--> buku: KHATAMUL AULIYA --> 12
Copyright Cheikh-skiredj.com All Rights Reserved

Penelusuran lanjutan
Buku perpustakaan
Tidjani Buku bahasa asing
Membeli buku
Sekadar berkah atas cahaya kewalian dari kekasih-kekasih-Nya itu, sesungguhnya lebih dari cukup bagi kita. Sedangkan pengetahuan kita atas dunia kewalian yang menjadi bagian dari misteri-misteri Ilahi, tidak lebih dari limpahan-limpahan Ilahi, agar kita lebih yakin kepada-Nya atas keimanan kita selama ini.
Para Auliya Allah adalah Ahlullah. Mereka terpencar di muka bumi sebagai "tanda-tanda" Ilahiyah, dengan jumlah tertentu, dan tugas-tugas tertentu. Di antara mereka ada yang ditampakkan karamahnya, ada pula yang tidak ditampakkan sama sekali. Oleh karena itu hamba-hamba Allah yang diberi kehebatan luar biasa, tidak sama sekali disebut Waliyullah, dan belum tentu juga yang tidak memiliki kelebihan sama sekali, tidak mendapat derajat Wali Allah. Para Auliya adalah mereka yang senantiasa mencurahkan jiwanya untuk Ubudiyah kepada Allah, dan menjauhkan jiwanya dari kemaksiatan kepada Allah.
Di masyarakat kita, seringkali terjebak oleh fenomena-fenomena metafisikal yang begitu dahsyat yang muncul dari seseorang. Lalu masyarakat kita mengklaim bahwa orang tersebut tergolong Waliyullah. Padahal kata seorang syekh sufi, "Jika kalian melihat seseorang bisa terbang, bisa menembus batas geografis dengan cepat, bahkan bisa menembus waktu yang berlalu dan yang akan datang, janganlah Anda anggap itu seorang Wali Allah sepanjang ia tidak mengikuti Sunnah Rasulullah SAW."

khatamul-auliya
 


Berikutnya

1•

2• KHATAMUL AULIYA

3•

4•

5•

6•

7•

8•

9•

10•

11•

12•

13•

14•

15•

16•

17• Ragam Para Wali

18•

19• Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah

20•

21• Al-Afraad, yaitu Wali yang sangat spesial, di luar pandangan dunia Quthub

22•

23• Bagaimana pandangan Anda mengenai konsep kewalian

24• Dengan adanya tingkatan-tingkatan tadi, apa saja kriterianya sehingga seseorang layak dikategorikan sebagai wali pada tingkatannya yang paling dasar misalnya

25• Sejauh mana kadar iman dan taqwa harus dimiliki sehingga seseorang berhak menyandang derajat kewalian dalam konteks walaayatul-'amah ini

26• Jika demikian, bila konsep kewalian secara umum ini ditonjolkan, mungkin akan berdampak pada pendangkalan makna...

27• Lalu, siapa saja yang sudah tergolong wali dalam pengertian yang khusus ini?

28• Tingkatan berikutnya?

29• Apa perbedaan yang spesifik di antara kedua tingkatan tadi?

30• Lalu tingkatan berikutnya?

31• Ada lagi tingkatan yang lebih tinggi dari yang tadi Anda sebutkan?

32• Lalu apa puncak dari tingkatan kewalian itu?

33• Siapa saja yang berada pada puncak kewalian ini?

34• WALI ALLAH MENURUT HAKIM AT-TIRMIDZI

35•

36•

37•

38•

39•

40•

41•

42•

43•

44•

45•

46•

47• HIERARKI KEWALIAN

48•

49•

50• AL-Quthbi Al-Kamil Khatmu Al-Auliyai Al-Maktum

51•

52•

53•

54•

55•

56•

57•

58•

59•

60•

61•

62•

63•

64•

65• DAFTAR PUSTAKA

66•

   
   
   
   المكتبة السكيرجية التجانية: Bibliotheque tidjani Bookmark and Share
| الواجهة الرئيسية للموقع | version française du site | المكتبة السكيرجية التجانية | اقتناء الكتب | Contact للاتصال | 9 Languages

       أنجز بحمد الله و حسن عونه العميم، و لا حول و لا قوة إلا بالله العلي العظيم، نسأله سبحانه أن يجعل إجازته القبول . و النظر في وجه الرسول. عليه أتم صلاة و سلام. و على آله و أصحابه الكرام. ما بقي للدوام دوام