aplatkaki
perpustakaan tijani & skiredj --> Tidjani buku dalam bahasa Indonesia--> buku: KHATAMUL AULIYA --> Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah
Copyright Cheikh-skiredj.com All Rights Reserved

Penelusuran lanjutan
Buku perpustakaan
Tidjani Buku bahasa asing
Membeli buku
Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah:

Pertama, diam, secara lahiriyah diam dari bicara, kecuali hanya berdzikir kepada Allah Ta'ala. Sedangkan Batinnya, adalah diam batinnya dari seluruh rincian keragaman dan berita-berita batin. Kedua, terjaga dari tidur secara lahiriyah, batinnya terjaga dari kealpaan dari dzikrullah. Ketiga, lapar, terbagi dua. Laparnya kalangan Abrar, karena kesempurnaan penempuhan menuju Allah, dan laparnya kalangan Muqarrabun karena penuh dengan hidangan anugerah sukacita Ilahiyah (uns). Keempat, 'uzlah, secara lahiriyah tidak berada di tengah keramaian, secara batiniyah meninggalkan rasa suka cita bersama banyak orang, karena suka cita hanya bersama Allah.
Amaliyah Batiniyah kalangan Abdal, juga ada empat prinsipal:
1) Tajrid (hanya semata bersama Allah),
2) Tafrid (yang ada hanya Allah),
3) Al-Jam'u (berada dalam Kesatuan Allah,
4) Tauhid.

Ragam lain dari para Wali ada yang disebut dengan Dua Imam (Imamani), yaitu dua pribadi, salah satu ada di sisi kanan Quthub dan sisi lain ada di sisi kirinya. Yang ada di sisi kanan senantiasa memandang alam Malakut (alam batin) -- dan derajatnya lebih luhur ketimbang kawannya yang di sisi kiri --, sedangkan yang di sisi kiri senantiasa memandang ke alam jagad semesta (malak). Sosok di kanan Quthub adalah Badal dari Quthub. Namun masing-masing memiliki empat amaliyah Batin, dan empat amaliyah Lahir. Yang bersifat Lahiriyah adalah: Zuhud, Wara', Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar. Sedangkan yang bersifat Batiniyah: Kejujuran hati, Ikhlas, Mememlihara Malu dan Muraqabah.

khatamul-auliya
 


Berikutnya

1•

2• KHATAMUL AULIYA

3•

4•

5•

6•

7•

8•

9•

10•

11•

12•

13•

14•

15•

16•

17• Ragam Para Wali

18•

19• Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah

20•

21• Al-Afraad, yaitu Wali yang sangat spesial, di luar pandangan dunia Quthub

22•

23• Bagaimana pandangan Anda mengenai konsep kewalian

24• Dengan adanya tingkatan-tingkatan tadi, apa saja kriterianya sehingga seseorang layak dikategorikan sebagai wali pada tingkatannya yang paling dasar misalnya

25• Sejauh mana kadar iman dan taqwa harus dimiliki sehingga seseorang berhak menyandang derajat kewalian dalam konteks walaayatul-'amah ini

26• Jika demikian, bila konsep kewalian secara umum ini ditonjolkan, mungkin akan berdampak pada pendangkalan makna...

27• Lalu, siapa saja yang sudah tergolong wali dalam pengertian yang khusus ini?

28• Tingkatan berikutnya?

29• Apa perbedaan yang spesifik di antara kedua tingkatan tadi?

30• Lalu tingkatan berikutnya?

31• Ada lagi tingkatan yang lebih tinggi dari yang tadi Anda sebutkan?

32• Lalu apa puncak dari tingkatan kewalian itu?

33• Siapa saja yang berada pada puncak kewalian ini?

34• WALI ALLAH MENURUT HAKIM AT-TIRMIDZI

35•

36•

37•

38•

39•

40•

41•

42•

43•

44•

45•

46•

47• HIERARKI KEWALIAN

48•

49•

50• AL-Quthbi Al-Kamil Khatmu Al-Auliyai Al-Maktum

51•

52•

53•

54•

55•

56•

57•

58•

59•

60•

61•

62•

63•

64•

65• DAFTAR PUSTAKA

66•

   
   
   
   المكتبة السكيرجية التجانية: Bibliotheque tidjani Bookmark and Share
| الواجهة الرئيسية للموقع | version française du site | المكتبة السكيرجية التجانية | اقتناء الكتب | Contact للاتصال | 9 Languages

       أنجز بحمد الله و حسن عونه العميم، و لا حول و لا قوة إلا بالله العلي العظيم، نسأله سبحانه أن يجعل إجازته القبول . و النظر في وجه الرسول. عليه أتم صلاة و سلام. و على آله و أصحابه الكرام. ما بقي للدوام دوام