aplatkaki
Perpustakaan tijani & skiredj --> Tidjani buku dalam bahasa Indonesia--> buku: KHATAMUL AULIYA --> 55
Copyright Cheikh-skiredj.com All Rights Reserved

Penelusuran lanjutan
Buku perpustakaan
Tidjani Buku bahasa asing
Membeli buku
4. Syeikh Muhyidin Ibnu Arabi Al-Hatami. Setelah Beliau bermimpi melihat Ka'bah yang dibangun dengan batu-bata emas dan perak. Hanya saja di puncaknya (antara rukun Yamani dan Syami, lebih condong ke rukun Syami) terlihat kuarng dua bata. Dalam mimpinya, Beliau memperhatikan hal tersebut. Dengan kesadarannya beliau menganggap bahwa dirinyalah penutup dan penyempurna bangunan Ka'bah. Setelah melalui penakwilan, Beliau menganggap telah mencapai Khatmu L-Auliya. Maka dengan riang gembira, beliau mengalunkan syair:
5.

Dengan kamilah Alloh menutup wilayah.
Maka bermuaralahlah wilayah kepada kami.
Karena itu, tidak ada khotam bagi orang setelah diriku.
Tiada keberuntungan dengan khotam bagi umat Muhammad.
Dan ilmunya kecuali diriku seorang.
Ketika sedang bersyair, Beliau mendengar bisikan:

"Apa yang kau duga dan harapkan bukan milikmu. Itu adalah milik seorang wali di akhir zaman. Tidak ada wali yang lebih mulia di sisi Alloh SWT melebihinya." Akhirnya Beliau berkata, "Kuserahkan urusan ini kepada yang menciptakan dan mewujudkan."
Dengan pernyataannya ini, secara langsung Syeikh Muhyiddin bin Arabi Al-Hatami telah mencabut klaimnya sebagai Khatmu Al-Auliya. Dalam arti sebagai khatmu Al-Auliya Al-kubra.
Oleh karena itulah, Beliau mengarang Kitab Anqaa-u Maghrib Fii Khatmi Al-Auliya Wa Syamsi Al-Maghrib (Bumi Maroko: Penutup Para Wali dan Mataharinya). Kitab ini telah dicetak dan disebarluaskan.
Sejak saat itu sampai abad ke-12 hijriyah tidak terdengar kembali adanya seorang wali yang mengklaim sebagai Khatmu Al-Auliya. Sehingga muncul Syeikh Ahmad bin Muhammad At-Tijani.

khatamul-auliya
 


Berikutnya

1•

2• KHATAMUL AULIYA

3•

4•

5•

6•

7•

8•

9•

10•

11•

12•

13•

14•

15•

16•

17• Ragam Para Wali

18•

19• Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah

20•

21• Al-Afraad, yaitu Wali yang sangat spesial, di luar pandangan dunia Quthub

22•

23• Bagaimana pandangan Anda mengenai konsep kewalian

24• Dengan adanya tingkatan-tingkatan tadi, apa saja kriterianya sehingga seseorang layak dikategorikan sebagai wali pada tingkatannya yang paling dasar misalnya

25• Sejauh mana kadar iman dan taqwa harus dimiliki sehingga seseorang berhak menyandang derajat kewalian dalam konteks walaayatul-'amah ini

26• Jika demikian, bila konsep kewalian secara umum ini ditonjolkan, mungkin akan berdampak pada pendangkalan makna...

27• Lalu, siapa saja yang sudah tergolong wali dalam pengertian yang khusus ini?

28• Tingkatan berikutnya?

29• Apa perbedaan yang spesifik di antara kedua tingkatan tadi?

30• Lalu tingkatan berikutnya?

31• Ada lagi tingkatan yang lebih tinggi dari yang tadi Anda sebutkan?

32• Lalu apa puncak dari tingkatan kewalian itu?

33• Siapa saja yang berada pada puncak kewalian ini?

34• WALI ALLAH MENURUT HAKIM AT-TIRMIDZI

35•

36•

37•

38•

39•

40•

41•

42•

43•

44•

45•

46•

47• HIERARKI KEWALIAN

48•

49•

50• AL-Quthbi Al-Kamil Khatmu Al-Auliyai Al-Maktum

51•

52•

53•

54•

55•

56•

57•

58•

59•

60•

61•

62•

63•

64•

65• DAFTAR PUSTAKA

66•

   
   
   
   المكتبة السكيرجية التجانية: Bibliotheque tidjani Bookmark and Share
| الواجهة الرئيسية للموقع | version française du site | المكتبة السكيرجية التجانية | اقتناء الكتب | Contact للاتصال | 9 Languages

       أنجز بحمد الله و حسن عونه العميم، و لا حول و لا قوة إلا بالله العلي العظيم، نسأله سبحانه أن يجعل إجازته القبول . و النظر في وجه الرسول. عليه أتم صلاة و سلام. و على آله و أصحابه الكرام. ما بقي للدوام دوام